Jumat, 16 Agustus 2013

Mantan Pejuang Kemerdekaan

Kakek dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan untuk bangsa Indonesia. Ia sangat menyayangi lencana-lencana kehormatan yang sudah dia dapatkan. Pada malam tirakatan, sang kakek mendapat kehormatan untuk berpidato. Dia mempersiapkan diri dengan seragamnya dan mengumpulkan lencana-lencana itu untuk dipamerkan ke masyarakat. Tapi ketika dia mengeluarkan lencana-lencana itu dari kotaknya tiba-tiba sang kakek terlihat bingung.

Anton: "Ada apa, Kek. Kok sepertinya kebingungan?"
Kakek: "Begini lho Anton, kemarin lencana kakek kan ada sepuluh. Kenapa sekarang kakek hitung-hitung lagi kok tinggal 9 ya?"

Sambil mengeluarkan semua lencananya dari kotak dan kakek mulai menghitung, "Satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh,delapan, sembilan. Tuh kan, cuma sembilan."

Anton: "Ya, iyalah, Kek. Lha itu yang Kakek pakai belum masuk hitungan."