Ada seorang wartawan yang sedang mewawancarai seorang pendeta yang gerejanya dibom. Puji Tuhan ketika dibom gereja itu kosong sehingga tidak ada korban.
Wartawan: "Bagaimana perasaan Bapak setelah gereja Bapak dibom?"
Pendeta: "Wah, Tuhan itu sangat baik Mas, dan saya sangat bersyukur."
Wartawan: "Lho, mengapa Pak Pendeta malah senang?"
Pendeta: "Tenang dulu. Memang gereja itu sudah ingin kami renovasi, maka bom itu memudahkan kami untuk membongkarnya."