Udin mengaku bahwa dirinya adalah seorang nabi yang memunyai kekuatan supernatural. Anto yang jengkel dengan kesombongan Udin, meminta Udin menunjukkan kekuatan supernaturalnya itu.
Udin: "Aku bisa menyuruh pohon itu ke sini" (sambil menunjuk pohon yang berada di seberang).
Anto: "Ah, yang benar saja. Coba tunjukkan."
Udin memanggil berkali-kali, pohon itu tetap berdiri tegak dan tidak bergerak sedikit pun. Tiba-tiba si Udin menghampiri pohon itu.
Anto: "Lho, Din. Mau ke mana kamu?"
Udin: "Begini, To. Nabi itu harus rendah hati dan tidak sombong. Kalau pohon itu tidak ke sini, maka aku yang akan ke sana."